lampumerahnews.id
Jakarta - Anggota DPRD DKI, Mujiyono mengungkapkan jumlah pegawai di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta saat ini masih jauh dari angka ideal.
Menurut dia, hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran belanja pegawai yang diberlakukan di daerah.
“Jumlah pegawai di Gulkarmat masih sangat jauh dari angka ideal,” ujar Mujiyono dalam keterangannya, Rabu (29/1).
Berdasarkan data yang ada, kata Mujiyono, jumlah pegawai di Gulkarmat terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni sebanyak 1.745 orang operasional Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), yang mencakup sekitar 40,9 persen, dan 1.845 orang operasional PNS, yang mencapai 44 persen.
“Sisa pegawai lainnya terdiri dari staf PNS dan PJLP non operasional sebanyak 644 orang,” ungkapnya.
Namun, dia menuturkan bahwa jumlah ini masih jauh dari rekomendasi yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), yang mendorong idealnya ada 11.200 pegawai di Gulkarmat.
Lebih lanjut, Mujiyono menjelaskan, pemberian jumlah pegawai di DKI Jakarta terhalang oleh aturan yang menetapkan belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari total belanja daerah.
“Saat ini, belanja pegawai DKI Jakarta sudah mencapai Rp22,3 triliun dari total Belanja Daerah sebesar Rp82,6 triliun atau sekitar 26,9 persen,” kata Mujiyono.
Kendati demikian, dia mengungkapkan ada rencana Dinas Gulkarmat untuk menambah jumlah pegawai tetap dengan rencana penambahan 215 orang PNS pada tahun 2025 mendatang.
Mujiyono pun menyarankan Pemprov DKI untuk memberdayakan pegawai tidak tetap atau PJLP untuk mengatasi kekurangan personel.
“Selain itu, Gulkarmat juga telah membentuk relawan pemadam kebakaran (Redkar) yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk memperkuat upaya pemadaman kebakaran dan meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan,” tandasnya.
[Sony|AT]